Malam itu (05/10/2016) kami yang terdiri dari enam laki-laki pekerja bangunan tidak banyak membahas soal wanita yang kebetulan melintas di depan mata. Ya... walau tidak bisa dipungkiri, kami tetap akan mencuri-curi pandang atau melirik kalau ada anak gadis yang lewat di depan warung kopi, tempat kami nongkrong.
Sebagai gerombolan lelaki kesepian tentu saja kami selalu konsisten menjunjung tinggi pepatah lama yang mengatakan. "Menolak rejeki itu tidak baik." Sementara kami menyadari melihat wajah cantik, ayu dan anggun adalah salah satu rejeki. Berbekal petuah kuno itu tekat kami tak pernah luntur. Bahkan salah satu kawan kami masih sempat berseloroh. Saat melihat anak gadis yang kebetulan lewat. "Lunasse kenceng." Katanya sambil menghisap tembakau yang dicapit oleh jari kanannya.
Topik utama kami malam itu terfokus pada idola berjuta-juta umat yang pernah nyalon jadi presiden tapi gagal. Siapa lagi kalau bukan si raja dangdut Rhoma Irama.
Sekedar informasi tambahan kawan. Salah satu anggota dari komunitas Jarwo (Jaka Rai Tuwo). Nama akun facebooknya Fadly Cucu Maria dia adalah pengagum garis keras sang raja dangdut Bang haji Rhoma Irama. Dewasa ini Bang haji Rhoma Irama yang suka dibuatkan meme oleh anak muda masa kini dengan kalimat bombastisnya, "Terlalu."
Belumlah sempurna sebagai fans berat kalau belum hafal nukilan semua adegan film bang haji Rhoma Irama. Malam itu cak Fadly Cucu Maria bercerita kepada kami, terkait beberapa potongan adegan film dari sang legenda hidup raja dangdut. Dari penuturannya Aku baru mengetahui perkara ini, dia hafal betul dengan dialog-dialog yang ada dalam film bang haji Rhoma Irama.
Salah satu dialog yang dituturkan kepada kami yakni dialog yang diucapkan Rika (Nama pemeran utama wanita.) saat beradu akting dengan bang haji Rhoma Irama dalam film. "Aku tidak percaya kamu, Rhoma." Ucap Fadli dengan intonasi suara serak dan sedikit ditekan, menirukan karakter suara Rika dalam film. (Istimewa bukan.)
Lain kepala lain pula kenangannya. Kami beralih tema cerita. Kawan yang satu ini biasa kami panggil Boyek, tentu saja itu bukan nama aslinya, lagipula aku tak ingin mencari tahu nama aslinya. Nama akun facebooknya Mboyek Dfc. Berbeda dengan Fadly Cucu Maria yang melulu membahas bang haji Rhoma Irama.
Kawan Mboyek Dfc sepertinya hendak curhat namun dibalut dengan banyolan yang tetap menggugah. tanpa dinyana bibir manis si Mboyek Dfck ini berkata. "Menjalani LDR itu sulit, dasar alasannya sudah sangat jelas sekali. Karena menyebut kepanjangan dari LDR itu sendiri sungguh luar biasa sukar untuk diucapkan." Katanya dengan senyum yang ditahan-tahan. Aku memahami permasalahannya, lidah kami khas medok suku Jawa yang tentu saja tidak fasih kemringgis. (Memang benar adanya, bocah jenius kau, Mboyek Dfc.)
Sebagaimana kebanyakan orang yang penasaran, kawan Mboyek Dfc lantas bertanya pada kami tanpa tedeng aling-aling. "Apa si, LDR itu?" Ujar Mboyek Dfc sambil menggaruk-garuk punggung, efek kulit gatal habis diserang nyamuk kelaparan.
Si konyol Fadly Cucu Maria menjawab pertanyaan Mboyek Dfc itu dengan lantang. "LDR itu kan kepanjangan dari 'Leren Di Rumah'." Pungkasnya dengan raut wajah aneh, gabungan antara tersenyum datar dan rasa puas yang disembunyikan.
😁
Komentar
Posting Komentar