Kebahagian dasar generasi milenial itu bisa ngopi dan ketemu koneksi Wi-Fi. Berebut tempat nyaman di pojokan, berebut paling dekat dengan kotak colokan pengisi daya gawai, berebut paling dekat dengan pemancar sinyal Wi-Fi dan berebut suasana tanpa gangguan dan berebut menunduk ke layar gawai. Persis seperti anak kecil yang kebetulan aku temui di warung kopi tadi siang. Rabu (10/10/2018). Pada setiap jaman, anak-anak punya caranya sendiri untuk bahagia, sementara kita yang telah berumur (karena tidak baik jika dikatakan: sudah termakan usia) merasa beruntung, merasa lebih bahagia, merasa lebih manusiawi dan selalu merasa lebih sehat sebab bisa berkembang dengan segala macam permainan tradisional. Lantas dengan jumawa mengatakan bahwa pengalaman kebahagiaan pada jamannya lebih berkualitas. Bisa jadi anak-anak jaman milenial saat ini akan merasa beruntung tatkala bercerita kepada generasi selanjutnya. Mendongeng dan membual atas pengalaman kebahagiaannya yang sempurna. Setiap keb...